Minggu, 17 Februari 2013

Istilah Penting Dalam Sistem Informasi Geografi

Istilah Penting Dalam Sistem Informasi Geografi
Absolute Location
Posisi geografis absolute suatu tempat. Mengenai posisi geografis sesuatu tempat dapat dibagi menjadi dea pengertian:
  1. Absolute location, letak absolute ditentukan oleh garis garisyang matematik,yakni garis lintang dan garis bujur dimana letak yang demikian tetap dan tidak dapat diubah.
  2. Relative location, letak relatif, posisinya dapat berubah.
Agonick Line, Garis Agonik
Garis di peta yang ditarik melalui tempat tempat yang tidak ada deklinasinya atau garis deklinasi magnetiknya nol, dimana jarum kompas menunjuk ke arah utara yang sebenarnya.
Aitoff’s Projection
Daerah yang sama atau proyeksi peta Homolographic, yaitu proyeksi peta yang menggambarkan permukaan bumi dalam bentuk elips. Keistimewaan proyeksi ini, pada bagian tengahnya menggambarkan peta yang mempunyai bentuk yang akurat (teliti), tetapi makin ke pinggir yaitu ke arah barat dan timur kesalahannya makin besar dari bentuk aslinya.
Altitude
Altitude Tinggi
  1. Tinggi sesuatu tempat diukur dari permukaan laut.
  2. Jarak vertikal di atas permukaan laut.
Altitude Tinting
Suatu metode yang dipergunakan dalam pembuatan peta topografi untuk menggambarkan relief permukaan tanah dengan cara memakai berbagai warna. Penggunaan warna dimaksudkan untuk membedakan tempat tempat yang memiliki ketinggian berbeda. Jadi seluruh daerah dalam map itu diwarnai, misalnya: dataran rendah berwarna hijau tua, pegunungan tinggi berwarna coklat tua, laut berwarna biru, dan sebagainya.
Cadastral Map
Peta berskala besar yang menggambarkan keadaan (gambaran) fenomena tertentu. Contoh Skala 1:2500 yang artinya 25 inci pada peta berarti 1 mil jarak sebenarnya.
Cartography
Kartografi ialah ilmu yang mempelajari tentang hal hal yang berkaitan dengan peta berikut cara pembuatannya.
Clinometer
Suatu pesawat yang dapat menentukan perbedaan ketinggian antar dua titik. Dipakai untuk mendapatkan Dip dari suatu lapisan batuan.
Composite Landscape
Bentang Alam yang menunjukkan bentuk topografi yang telah mengalami lebih dari satu siklus erosi.
Contour
Garis garis pada peta yang menghubungkan tempat tempat yang mempunyai ketinggian yang sama.Garis kontur disebut juga tranches atau isohypse. Garis garis kontur dibuat dengan selisih ketinggian yang sama. Selisih ketinggian dari satu garis kontur ke garis kontur lain disebut contour interval.
Contour Line
Garis kontur atau garis tinggi, salah satu metode pembuatan peta topografi ialah dengan jalan membuat garis kontur, yakni dengan membuat garis garis yang menghubungkan setiap titik di tanah yang mempunyai elevasi yang sama di atas permukaan laut.
Curve Meter
Alat untuk mengukur jarak yang berbelok belok di peta, untuk mengukur jarak yang turun dipakai mistar.
Data atribut
Data atribut adalah data yang berupa penjeasan dari setiap fenomena yang terdapat di permukaan bumi. Data atribut berfungsi untuk menggambarkan gejala topografi karena memiliki aspek deskriptif dan kualitatif. Oleh karena itu, data atribut sangat penting dalam menjelaskan seluruh objek geografi. Contohnya, atribut kualitas tanah terdiri atas status kepemilikian lahan, luas lahan, tingkat kesuburan tanah dan kandungan mineral dalam tanah.
Data Pengindraan Jauh
Data pengindraan jauh berupa citra, baik citra foto maupun nonfoto. Apabila sumber data berupa foto udara, harus diolah terlebih dahulu dengan cara interpretasi, kemudian disajikan dalam bentuk peta. Namun apabila berupa citra satelit yang sudah dalam bentuk digital dapat langsung digunakan setelah dilakukan koreksi seperlunya

Data Peta
Data peta adalah data yang sudah dalam bentuk peta yang siap digunakan. Guna keperluan SIG melalui komputerisasi, data-data dalam peta dikonversikan ke dalam bentuk digital.
Data Raster
Data raster adalah data yang dibentuk oleh kumpulan sel atau pixel (picture element). Pixel adalah bagian terkecil yang masih dapat digambarkan dalam sebuah citra. Setiap pixel mempunyai referensi (koordinat) sendiri sebagai identitasnya dan mempunyai nilai tertentu
Data Spasial
Data spasial adalah data grafis yang mengidentifikasikan kenampakkan lokasi geografi berupa titik garis, dan poligon. Data spasial diperoleh dari peta yang disimpan dalam bentuk digital (numerik).
Equator, Ekuator atau Khatulistiwa
Sebuah lingkaran khayal yang membagi bumi menjadi dua bagian yang sama yaitu belahan bumi utara dan selatan.
Hachure
      Metode yang dipakai dalam pembuatan peta topografi untuk menggambarkan relief, dengan jalan membuat garis garis halus dan pendek disusun sedemikian rupa sehingga paralel mengarah lereng gunung yang paling curam, sambil menggambarkan arah yang dilewati oleh air turun ke dataran rendah.
Humidity
        Humiditas atau kelembapan udara, banyaknya uap air(moisture) yang dikandung udara atau atmosfer. Dapat diukur dengan Hygrometer.
Intrazonal Soil
      Tanah yang perkembangannya kurang dipengaruhi oleh iklim dan vegetasi, tetapi lebih banyak dipengaruhi oleh faktor faktor lain seperti drainase yang jelek dan penguapan yang berlebihan.
Isallobar, Isalobar
Garis pada peta cuaca yang menghubungkan tempat tempat yang mempunyai perubahan tekanan udara yang sama.
Isobar
       Garis pada peta yang menghubungkan tempat tempat yang sama tekanan udaranya pada waktu tertentu.
Isoflor
Garis pada peta yang menghubungkan titik titik(tempat tempat) pada peta yang mempunyai kesamaan flora
Landform
     Berbagai macam bentuk permukaan bumi yang tercakup dalam relief topografik atau raut muka bumi misalnya gunung, lembah, ngarai, pegunungan, perbukitan, dataran rendah, dataran tinggi(plateau), cekungan, kubah(dome), cliff(pantai terjal) dan sebagainya.Ketinggiannya dapat diukur dengan meter, diperkirkan dari permukaan laut.
Landscape
      Suatu pemandangan alam atau daerah dengan aneka ragam bentuk permukaan bumi seperti gunung, lembah, sungai, sawah, hutan, kampung, yang sekaligus terlihat merupakan satu kesatuan.
Map, Peta
       Pola permukaan bumi yang dilukiskan pada bidang dastar dalam ukuran yang lebih kecil. Disamping peta umum(general map) kita mengenal berbagai jenis peta khusus berdasarkan subyeknya antara lain :
  1. Geological map (peta geologi)
  2. Relief map (peta relief)
  3. Weather map (peta cuaca)
  4. Vegetation map (peta vegetasi)
  5. Soil map (peta tanah)
  6. Political map (peta politik)
  7. Population map (peta populasi)
  8. Commodity distribution map (peta distribusi barang/peta ekonomi)
Map Net
         
Pola(rangka) garis garis yang menggambarkan garis bujur dan garis lintang.
Map Shading
        Metode yang dipakai dalam pembuatan peta topografi, untuk menunjukkan relief, supaya terlihat seperti fotograf; dibuat variasi warnagelap serta terang sedemikian rupa sehingga mendekati efek tiga dimensi. Metode lain ialah metode altitude tinting.
Matematical Geography
         Ilmu yang berkenaan denganperkiraan bentuk, ukuran serta gerakan bumi, lintang dan bujur geografi, meridian, paralel, luas permukaan bumidan sebagainya, sangat berguna bagi pelaut dan pembuat map.
Mercator’s Projection
        Salah satu jenis proyeksi silinder yang digunakan untuk memetakan dunia. Pertama kali dibuat pada tahun 1569. Ciri ciri proyeksi merkator:
  1. Jenis proyeksi silinder
  2. Konform
  3. Meridian gambar sebagai garis lurus yang berjarak sama
  4. Garis paralel tergambar sebagai garis lurus yang berjarak tidak sama. Makin dekat ekuator, jaral antar paralel makin kecil.
  5. Skala besar sepanjang ekuator
  6. Loksodrome tergambar sebagai garis lurus
  7. Kutub tergambar tidak terhingga distorsi didaerah kutub besar
  8. Dipergunakan untuk navigasi

Mile, mil
  1. Mil darat(statute mile) sama dengan 5.280 kaki
  2. Mil laut( nautical mil) sama dengan 6.080,2 kaki atau 1.852 meter atau 1/60 derajat lintang
Orography, Orografi
        Suatu cabang dari geografi fisik yang mempelajari tentang relif( raut muka bumi), khususnya mengenai gunung gunung atau pegunungan
Physiography
         Cabang ilmu geologi yang menyelidiki berbagai perubahan yang telah dan akan terjadi pad permukaan bumi. Kadang kadang istilah ini disamakan dengan geomorfologi.
Triangulation, Triangulasi
     Pemakaian/penerapan trigonometri untuk mengukur jarak, penentuan tempat/titik dalam navigasi; pengukuran daerah dan sebagainya.
Sistem Informasi Geografis (SIG)
Sistem Informasi Geografis adalah sistem yang berbasis komputer yang digunakan untuk menyimpan dan memanipulasi informasi-informasi geografi. SIG dirancang untuk mengumpulkan, menyimpan, dan menganalisis objek-objek dan fenomena karena lokasi geografi merupakan karakteristik yang penting atau-kritis untuk dianalisis. Oleh karena itu, SIG merupakan sistem komputer yang memiliki empat kemampuan dalam menangani data yang bereferensi geografi, yaitu masukan, manajemen data (penyimpanan dan pemanggilan data), analisis dan manipulasi cara, serta keluaran (Aronaff, 1989).




Tidak ada komentar:

Posting Komentar